Summer Food Festival

Siang tadi ada acara di Balaikota Kota Bandung, yaitu "Summer Food Festival". Acara ini semacam ajang persahabatan antara negara Indonesia (khususnya Bandung) dengan negara-negara Amerika Latin. Ada banyak penampilan seperti tari dan musik (baik dari tanah Sunda maupun Amerika Latin) juga ada stand-stand Kedutaan negara-negara Amerika Latin (Peru, Kolombia, Venezuela, Brazil, Suriname, Argentina, Kuba). Pak Walikota, Pak Ridwan Kamil, juga hadir loh bersama Ibu. Tentu stand makanan dan minuman pun ada. Kita bisa tanya-tanya tentang negara mereka, baik tentang budayanya, kesempatan bisnis, kesempatan kerja, wisata, belajar di negara mereka, juga belajar bahasa mereka.
Acaranya mulai jam 9 pagi dan selesai jam 7 malam. Aku cuma ikut dari jam 1 sampai jam 6 sore. Kalau datang pagi kita bisa dapet banyak souvenir dari masing-masing stand. Karena jumlahnya terbatas sayang deh yang datang siang. Walau begitu acara inti mulai di siang hari jadi ga rugi juga sih. Malah sebelum pulang sempet ikut Zumba yang gerakannya ala SalDut (Salsa Dangdut) yang dipimpin sama orang Kolombianya langsung. Seru deh. Lumayan juga kan Zumba gratis hehehe. Dari Brazil ada penampilan Capoera, sayang aku ga liat karena lagi istirahat. Dari stand Kolombia dapet kopi Kolombia, GRATIS. Kalau beli secangkir harganya sekitar dua puluh ribu di luar sana. Kalau sama yang gratisan kita suka semangat ya haha. Rasanya mirip kopi Arabika (entah memang sejenis Arabika) jadi buat yang ga suka kopi hitam jangan lupa tambahin gula ya. Dari Peru ada penampilan alat musik khas sana yang bentuknya mirip seruling disini. Suaranya lembut banget, beda sama seruling kita yang nyaring. Begitu musiknya main suasananya kayak lagi di tengah savana, enak buat relaksasi. Beberapa temen aku malah jadi ngantuk katanya setelah lagu ketiga. Memang musiknya indah dan menenangkan. Nama alat musiknya aku lupa tapi fotonya bisa diliat di bawah ya.
Di acara ini ada beberapa komunitas yang aktif Bandung juga ikut berpartisipasi. Aku ga hapal komunitas apa aja karena terlalu fokus sama bule-bule yang ada disana. Tapi ada banyak loh, mungkin sekitar sepuluh komunitas. Sayang komunitas yang aku ikuti (Polyglot Indonesia) ga termasuk karena kita telat info dan ga sempet daftar. Lain kali harus lebih gencar cari info acara semacam ini supaya bisa ikut berpartisipasi. :)
Berkat acara ini jadi makin pengen bisa bahasa Spanyol. Sebagian besar negara Amerika Latin berbahasa Spanyol, ada juga yang berbahasa Portugis. Asik deh dengerin mereka ngomong, sayang ga ngerti haha. Untung mereka bisa bahasa Inggris jadi masih bisa nyambung lah.

Comments